Klik Saham – Belajar Buying And Selling Dan Investasi Saham Jadi Mudah, Untuk Anda Yang Pemula Sekalipun

INGIN CUAN DI TRADING SAHAM, EH MALAH BONCOS!!

SEGERA PELAJARI CARA YANG BENAR SEBELUM ANDA TERJUN KE DUNIA TRADING SAHAM

Trading saham adalah instrumen keuangan yang berisiko tinggi, Anda bisa kehilangan modal lebih banyak jika tidak mempelajarinya dengan baik

Sempat rugi ratusan juta hingga hari ini portfolio saya bisa bertumbuh, simak kisah saya semoga menginspirasi…

Perkenalkan, saya Andika Saputra tinggal di kaki gunung salak, kabupaten Bogor. Saya menggeluti dunia bisnis ritel sejak masih kuliah, sejak tahun 2009. Pada masa pandemi tahun 2020 bisnis saya mulai terdampak. Beberapa karyawan harus saya rampingkan sambil mencoba kembali bangkit. Tahun 2020 adalah tahun yang lumayan berat bagi saya, mungkin bagi banyak orang karena merebaknya wabah pandemi covid-19 ini. 

Tahun 2020 saya sering mendengar rekan saya mengalihkan dana usahanya ke “pasar saham”, trading saham dan investasi saham. Dunia yang asing dan amat baru bagi saya, saya awalnya tidak bergeming karena saya sama sekali tidak memahaminya. Saya hanya tahu menabung di bank, membeli emas, atau deposito. Namun semakin ke sini, makin banyak bersliweran information dan makin ‘hype’-nya dunia buying and selling saham dan pasar modal di beranda sosmed saya membuat saya terpancing ingin tahu.

Berbekal tabungan hasil usaha yang kami rintis sejak tahun 2009, saya mencoba mengalihkan sejumlah dana ke pasar saham. Sederhana dalam pikiran saya sebatas mengalihkan uang tabungan menjadi bentuk saham. Tabungan yang kami rintis sejak 2009 emang lumayan, alhamdulillah saya adalah penabung yang hebat. Toh tidak susah susah amat, naik dan dapat untung. Sungguh menarik pikir saya dunia buying and selling saham ini

Kemudian saya membuat akun di suatu sekuritas, setelah jadi segera saya masukkan (top up) rekening sekuritas tersebut. Saya siap untuk trading saham. Wow, mudah banget!! hehe.. Saya mulai rajin membaca berita mulai dari kontan, investasi, cnbc, bisnis dot com. Saya amati isu isu yang terkini dan saya mulai membeli sejumlah saham. Awal saya terjun di dunia trading saham bulan Desember 2020 pekan kedua.

“Beli Saat Merah Jual Saat Ijo”

Ya, saya cuma menggunakan metode, beli saat merah jual saat ijo. Saya yang kosong blong cuma tahu pilih saham klik tombol BUY. Dan ternyata benar satu demi satu saham yang saya beli saat merah, dua-tiga hari kemudian dia berubah ijo tanda earnings mulai keliatan. Saya SELL, jual untuk merealisasikan income yang saya dapat. Wah gampang banget ini. Baru seminggu buying and selling saham saya sudah cuan sekitar 10% dari modal dapat cuan dari ANTM, BRIS, INCO, TINS. Wah asyik banget, saya mulai mengkalkulasi kalau sehari bisa cuan 3% berarti dalam sebulan bisa 60-seventy five%. Jika modal 10 juta bisa jadi 16 juta, jika 100 juta bisa jadi one hundred sixty juta, jika three hundred juta bisa jadi 480 juta. Ini bisnis yang amat sangat menggiurkan.

Baru satu pekan buying and selling saham, saya minta izin ke partner usaha saya untuk menggeser sebagian tabungan usaha untuk modal trading saham. Bulan Januari dengan modal ratusan juta saya bisa cuan seventy seven jutaan. Indah sekali. Pekan kedua January 2021 puncak-puncaknya saya dapat cuan lagi sekitar 20 jutaan. Agak menurun tapi alhamdulillah disyukuri.

Pekan ketiga, pekan ke empat January saya mulai tidak cuan. Semua uang saya gulung menjadi saham dalam potfolio. Semua untung yang sudah saya dapat, saya masukkan lagi ke dalam portfolio. Semua saham farmasi: KLBF, INAF, KAEF, IRRA dibanting ARB (car reject bawah berturut-turut). Saya hanya tertawa melihat ‘tangis’ investor ritel yang sangkut di saham tsb, karena saya tidak punya. Saya mengoleksi saham saham pemerintah yang saya yakin “pasti aman” di antaranya: WSBP, PTPP, BRIS, ANTM serta saham EXCL dan SCMA.

Hari demi hari, earnings tidak muncul seperti kemarin. Porto saya minus, setiap hari makin dalam. Saya yakin pasti dia akan naik. Sabar adalah “koentji” itu pikir saya. Toh ini uang dingin. Uang saya habis, karena semua dalam bentuk saham. Bulan Maret – April – Mei adalah bulan kelam bagi saya yang pemula dalam trading saham. Nothing to do hanya melihat portfolio yang makin hari makin minus.

Akhirnya, Saya Memutuskan untuk Sharing ke Banyak Orang…

Dari portoflio yang merah dalam itu, saya merenung. Pasti ada pemahaman saya yang keliru tentang buying and selling saham ini. Orang bisa cuan setiap hari, sementara saya hanya bisa memandangi porto merah menyeramkan itu. Emang nominalnya besar tapi kalau direalisasikan, saya kehilangan satu unit mobil toyota avanza. Saya belum siap. Akhirnya saya membeli buku tentang saham, menonton youtube, mengikuti beberapa grup berbayar. Saya mencoba menyusun paradigma berpikir yang baru tentang buying and selling saham.

Saya harus melakukan percepatan, akhirnya saya memutuskan untuk sharing ke banyak orang karena saya yakin metode belajar terbaik adalah dengan sharing. Saya sharing ke istri, ke saudara. Mencoba beberapa strategi baru, menguji hipotesis baru. Alhamdulillah mulai ada perubahan. Yang tadinya cuma minus bisa mulai cuan dengan modal sisa sisa. Hingga bulan ini kami memiliki grup diskusi dan sharing berjumlah puluhan orang. Fresh, open minded, saling menyemangati, berbagi information. Grup yang seru, selalu ada yang baru.

Beberapa screenshot hasil kemajuan anggota tim yang berhasil merealisasikan profitnya

Ada juga loh yang rugi, awalnya nyesek sekarang udah tahu cara menyikapinya. Baca sampai tuntas.

Kalau Mau Ikutan Belajar, Gimana Caranya?

Lanjutkan membaca satu menit, agar Anda tidak perlu mengalami apa yang saya alami di awal buying and selling saham!Ini bukanlah grup premium untuk mentoring, karena saya juga masih terus belajar.Ini adalah grup komunitas sharing tentang trading saham dan investasi di pasar modal.Meskipun tidak berbayar grup ini tidak gratis. Simak ketentuan selanjutnya.Saya tidak ingin menghabiskan waktu dengan orang orang yang hanya kepo, tidak ada kesungguhan buat belajar dan praktek buying and selling saham.Pastikan Anda telah memiliki akun di sekuritas (RDN) sebelum bergabung. Jika belum punya, nanti bisa diajarkan step-through-step nya.Memiliki alokasi dana / uang dingin untuk trading saham / investasi. Bukan pinjol, bukan uang dapur, bukan uang yang segera dibutuhkan dalam waktu dekat. Dana ini sepenuhnya milik Anda bukan buat saya.Trading saham bukan sarana untuk cepat kaya. Biasanya yang ingin cepat kaya dari trading saham akan paling cepat miskinnya. hehe.

Trus, Apa yang Dipelajari dan Gimana Belajarnya?Mengenali Profil Resiko PribadiMemilih Trading Style yang CocokBest PracticeMengenal Fitur pada Online Trading SystemMindset TradingMoney ManagementPsikologis TradingAnalisa TeknikalMembuat Trading Plan dan EksekusiStrategy Entry & ExitMemahami Indikator dalam Analisis ChartFibonacci RetracementMempelajari Penggerak Suatu Saham.

Kita belajar thru WA Grup, dan Juga Google Meet untuk Beberapa Pembahasan yang sulit kalau dijelaskan via WA

Selama gabung di grup ini, fashion buying and selling saya berubah karena sudah lebih terarah. Sering analisis bareng, sering belajar bareng. Dan tentunya ada teman diskusi dan berbagi cerita buying and selling.... itu yang luar biasa. Terima kasih.

seneng banget ada di grup ini soalnya grupnya suportif dan membangun, orang-orangnyaa ga segan-segan sharing ilmu, kalo ada yg punya masalah dicariin solusinya, diajarin psikologi trading, cara analisis dan screening emiten yang bagus, pokonya seneng semuanya belajar bareng-bareng semoga bisa selalu cuan berkah bareng-bareng.Aamiin YRA

Terimakasih banyak ilmu tradingnya udah dimentorin untuk kenal pasar saham secara detail. Mulai dari analisa bareng, live buying and selling bareng, hip hip hura cuan bareng, sedekahin cuannya, galau krn porto merah dan ultimately cuan juga. Dikit-dikit bisa buat jajan anak-anak. Ya Allah, makasi ya kesabarannya untuk bimbing aku di kelas. InsyaAllah ga akan pernah berhenti belajar sm temen-temen lain di grup. Berkah berkah berkah. Sehat selalu ya kalian.

Cukup dengan kata "tidak akan menyesal”. Dari saya buta saham sampe melek saham, dari tak berpengetahuan jadi berpengetahuan. Tidak hanya mendapat pengetahuan soal pasar saham dengan segala teknik analisisnya, tapi juga tempat berkeluh kesah dalam perjalanan di pasar saham. Bebas berekspresi, bebas berpendapat, dan bebas bertanya. Perlu digarisbawahi, semua ilmunya gratis, cukup kita menyisihkan untuk tabungan akhirat saja. Insyaallah dalam grup ini tidak hanya untuk mencari jalan dunia tetapi beriringan untuk kemudahan jalan di akhirat. Aamiin

Comments

Popular posts from this blog

Cara Memilih Saham Yang Tepat Untuk Buying And Selling Harian

Daftar Saham Sektor Alternate, Offerings, Dan Investment Trading Forex Dan Saham

Strategi Sukses Cara Buying And Selling Saham Harian Agar Untung Terus